Trik Perjokian Dalam Regristasi Mahasiswa

DWN TIDAK SENDIRI

,


Musim-musim ini sebenarnya tidak hanya musim penghujan, musim duren dan musim rambutan saja, akan tetapi ada musim lain yaitu musim regristasi mahasiswa. Dalam musim regristasi mahasiswa ini juga identik dengan ramai dan antrian yang panjang. Seperti biasa orang tidak suka dengan antre, begitu juga dengan beberapa mahasiswa. Mereka sangat tidak suka apa yang namanya antrian lama. Entah ada kepentingan lain, atau malah mementingkan hal-hal yang tidak penting. Agar mereka tidak dalam posisi tidak menyenangkan itu, mereka lalu mencari cara, trik, teknik bahkan jurus ampuh untuk menjauhkan mereka dari posisi antrean lama.

Memang benar, mahasiswa selalu dididik untuk selalu berfikir kritis. Dalam proses berfikir kritis inilah ternyata ditemukan beberapa celah-celah yang bisa menguntungkan kemaslahatan mereka. Ya tentunya yang dimaksud tetap sama yaitu mengenai antrian panjang ini. Nah karena didorong itikad untuk terjauhkan dan terhindar dari antrian lama, maka mereka menggunakan cara tersebut. Jelas yang dimaksud adalah cara perjokian.

Eit…. He he tidak hanya dalam penjualan tiket dan ujian masuk Perguruan tinggi saja yang aja perjokian. Dalam regristasi mahasiswa pun juga ada. Malah cara ini yang terkesan aman dan nyaman. Tinggal mencari orang kepercayaan untuk melaksanakan pembayaran. Mudahkan?

Berikut adalah triksnya :
  1. Ketika anda mendapatkan nomor urut 2344 sementara nomor panggilannya baru sampai 56 maka silahkan mencari orang kepercayaan yang mempunyai nomor urut dekat dengan 56.
  2. Jika sudah mendapatkan orang yang kita percaya dan dekat dengan nomor yang dipanggil, segera berikan uang dan slip penyetoran.
  3. Nah tahap selanjutnya berikan instruksi agar nantinya didalam ruangan penyetoran, orang yang kita percaya ini juga menyetorkan uang kita (Ketika didalam ruangan silahkan mencari teller yang berbeda)
  4. Berikutnya adalah tinggal duduk manis menunggu orang kepercayaan kita keluar.
  5. Jika sudah keluar jangan lupa mengasih tip atas jasa-jasanya.
Cara ini benar-benar sangat ampuh, dan telah terbukti secara nyata. Karena pembuatan tulisan ini didasarkan pada kisah nyata. Dan penulis melihat hasilnya secara langsung. Dan penulisan ini didasarkan itikad baik untuk menolong mahasiswa yang lain. Dikarenakan penulis benar-benar tidak tega ketika harus meleihat teman-temannya menderita ditengah antrean lama. Sungguh menakutkan.

Segala sesuatu pasti ada kelemahannya demikian juga trik ini. Berikut ada kelemahannya :
  1. Satu orang hanya untuk dua penyetoran. Jika berlebih satpam akan mencurigai anda. Dan trik ini bisa gagal.
  2. Perlu orang yang sangat dipercaya dan mau rela berkorban untuk anda. Jika anda menemukan orang yang salah, bisa-bisa anda kehilangan sejumlah uang yang diniatkan untuk membayar.
Terlepas dari itu semua kelemahannya, trik ini tetaplah trik yang cukup jitu. Nah jika anda masih dalam proses regristasi dan dalam antrian lama maka sudah saatnya menggunakan trik diatas. Silahkan dicoba dan buktikn hasilnya.
Selamat Mencoba

DWN

Semangat Baru Untuk Pemimpin Baru

DWN TIDAK SENDIRI


Sudah Hampir seminggu Ketua Emailkomp yang baru telah terpilih. Sungguh perjuangan yang luar biasa, ketika mengadakan pemilihan ketua umum sampai pukul 19.30 WIB. Hal itu bukannya tidak beralasan, dikarenakan Ketua Umum Emailkomp yang seharusnya dijadwalkan terpilih seminggu sebelumnya, harus terjadi suatu kemunduran atau lebih tepatnya kemoloroan (Kemoloran -red). Dan pemilihan sampai malam tersebut juga memberikan suatu kepuasan tersendiri khususnya bagi pengurus dan umumnya bagi seluruh masyarakat D3 Ilmu Komputer karena Ketua yang terpilih benar-benar sangat tepat.

Ya Faisal, atau nama Lengkapnya Muhammad Ibnu Faisal. Dia ini memang calon yang digadang-gadang untuk menduduki tahta tertinggi Emailkomp, dikarenakan Kealiman, kebijaksanaan dan Kepandaiannya. Seluruh masyarakat D3 Ilkomp pun juga banyak yang memilih dia, melalui serangkaian poling yang di tempel di gedung A FMIPA yang di fasilitatori oleh Paniti Mubes Emailkomp. Dalam poling tersebut Faisal dalam beberapa hari selalu menduduki urutan yang pertama bahkan sampai hari terakhir(Untuk lebih jelasnya bisa mebaca artikel Bursa calon Pemimpin Emailkomp). Dengan begitu hasil dari pemilihan ketua Umum menunjukan terjadi kesinkronisasian antara pengurus Emailkomp dengan masyarakat D3 Ilkomp, bahwa aspirasi mereka benar-benar tersampaikan.

Setelah terpilihnya seorang Ketua Umum Emailkomp yang baru bukan berarti kerja Emailkomp berakhir sampai disini. Akan tetapi ini merupakan langkah awal (Langkah awal -red) untuk melanjutkan perjuangan dari pendahulu kita yang lebih dulu meninggalkan kita. Karena dengan munculnya sosok pemimpin yang baru, maka tubuh dari Organisasi tersebut akan mengalami suatu perubahan. Tentunya perubahan kearah yang baik, bukan kearah yang sebaliknya.

Perubahan yang kearah yang baik tidak hanya dilakukan oleh seorang atau sekelompok saja. Akan tetapi seluruh pengurus harus mempunyai andil yang kuat terhadap Emailkomp. Karena namanya organisasi bukan hanya ketua umum atau pengurus-pengurus tertentu saja, akan tetapi seluruh badan dan tubuh organisasi itu. Jika seluruh pengurus bahu-membahu dan berkerja sama didalam keseharian organisasi maka akan menciptakan suatu perubahan yang lebih baik. Dengan begitu bisa menunjukan Citra yang positif terhadap masyarakat D3 Ilkomp. Dan akhirnya masyarakat D3 Ilmu komputer benar-benar merasakan bahwa Emailkom itu ada dan mereka membutuhkan Emailkomp.

Semangatlah wahai pejuang Emailkomp, perjuangan kalian baru dimulai.

Diskusi : Cinta Janda Yang Dilarang

DWN TIDAK SENDIRI

Pada hari ini, tepatnya hari kamis (4/2), kebetulan saya dijadikan tempat curhat seorang guru di tempatku mengajar. Permasalahannya begitu pelik. Dimana teman saya adalah seorang janda muda beranak satu, menyukai seorang polisi muda yang sekaligus tetangganya. Sebenarnya teman saya ini jarang berkomunikasi dengan saya tentang masalah pribadi, akan tetapi entah ada angin apa dia mencoba untuk curhat dengan saya. Lalu saya mulai berfikir bahwa masalah yang dialamimya telah mencapai puncak. Dan itu memang benar, rupanya kemarin tepatnya hari rabu (3/2) terjadi pertengkaran yang dahsyat antara teman saya dengan Orang tuanya.

Saya kira lebih baik kita terangkan dulu latar belakang semuanya, biar jelas untuk berdikusi. Semua info ini didapatkan langsung dari teman saya. Dan sudah ada persetujuan tentang pemuatannya (walaupun teman saya tidak tahu apa yang disebut blog)

Pertama kita mulai dulu asal usul dari teman seprofesi saya dulu. Sebut saya Yati (Nama samaran) dia adalah seorang guru muda yang sudah menjadi PNS (Ngiri saya). Yati adalah seorang janda muda beranak satu, diamana putrinya sedang duduk dikelas 2. Kegagalan menjalin rumah tangga dikarenakan dia menikah dalam usia muda dengan tetangganya. Sementara itu suaminya tidak memenuhi kebutuhan materi kepada istri (Langsung dari teman saya). Mungkin dengan emosi yang masih labil antara keduanya serta seorang suami yang jarang memenuhi kebutuhan materi kepada istrinya, yang meyebabkan terjadi perpisahan antara keduanya.

Selanjutnya, saya ceritakan laki-laki atau polisi yang disukai oleh Yati (Masih nama samaran) yang sekaligus tetangganya. Sebelumnya, polisi ini masa kecilnya adalah anak yang pendiam dan selalu dikekang oleh kedua orang tuanya. Akhirnya setelah ia menjadi polisi, ia mulai jauh dari orang tua. Dan apa yang terjadi? Ia merasa bebas setelah jauh dari orang tua dan menggila. Ia sering minum-minuman keras, bahkan mempunyai kelakuan yang “agak liar”. Karena kelakuan itulah yang menyebabkan ia pernah dimutasi ke Aceh. Dan katanya dia pernah membunuh seorang anggota GAM(Saya kira di berbuat untuk bangsa dan Negara). Entah apa yang terjadi dia pindah ke Yogyakarta dan mulai berubah. Ia juga sering pulang kampung.

Yati yang saya kira sudah mulai haus dengan cinta dan belaian seorang suami(Mungkin). Sementara itu polisi muda tersebut itu yang mulai menjadi sosok yang dewasa serta membutuhkan seorang pendamping. Karena keduanya adalah seorang tetangga maka keduanya sering berjumpa dan bertemu. Lama kelamaan bunga-bunga asmara mulai tumbuh dengan lebat (Analisa saya).

Keduanya sering jalan bersama, bahkan si Polisi pun sering kerumah si Yati untuk sekedar berdialog (Apel). Pada waktu itu ibu dari Yati tidak melarang. Akan tetapi kemarin sepulang dari suatu hajatan Yati dimarahi oleh ibunya didepan Polisi itu. Ibunya yang waktu itu sedang membawa capjay, oleh-oleh dari Yati langsung melembar ketanah. Seketika itu juga Polisi tersebut ijin pulang. Sedangkan Yati membentak ibunya setelah Polisi tersebut pulang. Ibunya juga semakin membentak dan mengatakan “Kowe karo sopo wae oleh anggere ojo karo tonggo dewe”. Mungkin dalam benak ibunya ia takut jika kejadian yang lalu terulang kembali. Karena mantan suaminya juga adalah tetangga. Atau mungkin ia takut dengan sikap Polisi tersebut yang dulunya adalah seorang yang pemabuk.

Esok paginya sebelum Yati berangkat, ia berpamit dengan kasar kepada orang tuanya. Ia mengatakan dengan nada keras “Bu mangkat sik, ngko yen gak bali ojo din ngen-ngen”.

Akhirnya dia bercerita kepada saya tentang masalah ini. Karena saya tidak pernah mengalami suatu hubungan percintaan yang dilarang (Jangankan yang dilarang yang tidak dilarang saja belum pernah). Saya tidak berani memberikan saran, padahal teman saya memintanya. Pada waktu itu seketika dalam pikiran saya bahwa mungkin ada provokator dibalik kemarahan ibunya. Karena ibunya tiba-tiba marah dan tidak setuju.

Ah saya kira itu tidak usah difikirkan. Tujuan saya membuat tulisan ini adalah untuk meminta saran dan nasehat apa yang sepatutnya saya berikan kepada teman saya ini. Karena dengan memahami berbagi sudut pandang dari temen-temen yang sudah atau sedang mengalami suatu hubungan bisa memberikan suatu masukan untuk saya. Terlebih dapat meningkatkan kedewasaan kita dalam berfikir di kehidupan yang nyata.

Mohon saran dan masukan…